Tari Payung Berasal dari Indonesia : teknobgt.com

Halo, teman-teman! Pernahkah kalian mendengar tentang tari payung? Tari payung termasuk tarian tradisional Indonesia yang sangat populer. Tarian ini memiliki ciri khas yaitu menggunakan payung sebagai properti utama. Di artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang asal-usul tari payung. Simak terus, ya!

Tari Payung Sebagai Seni Pertunjukan

Tari payung merupakan seni pertunjukan yang tumbuh dan berkembang di Indonesia. Tari ini biasanya dipentaskan pada acara-acara adat, upacara agama, atau festival nasional. Tari payung juga sering kali dipertunjukkan pada momen-momen penting seperti pernikahan atau perayaan kelahiran anak. Namun, tahukah kalian bahwa asal-usul tari payung sebenarnya berasal dari daerah tertentu di Indonesia?

Asal-Usul Tari Payung di Pulau Selayar

Pulau Selayar, sebuah pulau kecil di Sulawesi Selatan, merupakan tempat asal mula dari tari payung. Tari payung di Pulau Selayar dikenal dengan sebutan “tari payung pangngae”. Di sana, tari payung tidak hanya sebagai seni pertunjukan, namun juga memiliki makna dan simbolisme yang dalam. Tari payung pangngae biasanya dilakukan oleh para ibu-ibu atau nenek-nenek di desa.

Menurut legenda, tari payung pangngae berasal dari pengalaman seorang nelayan. Dalam kisah tersebut, seorang nelayan sedang memancing ikan di laut. Namun, tiba-tiba cuaca berubah menjadi buruk dan ia terjebak di tengah badai. Saat itulah, nelayan tersebut melihat segerombolan burung pipit yang terbang di atas kepala. Rupanya, burung pipit tersebut membawa payung kecil yang melindungi mereka dari hujan. Payung tersebut akhirnya menjadi penyelamat bagi nelayan tersebut.

Dari kisah tersebut, masyarakat di Pulau Selayar kemudian menciptakan tari payung sebagai bentuk penghormatan kepada burung pipit dan payung yang telah menyelamatkan nyawa. Tari payung pangngae kemudian diwariskan dari generasi ke generasi dan menjadi bagian dari adat dan budaya masyarakat Pulau Selayar.

Tari Payung di Jawa Tengah

Tari payung kemudian menyebar ke daerah-daerah lain di Indonesia, termasuk Jawa Tengah. Di Jawa Tengah, tari payung dikenal dengan sebutan “tari payung multiguna”. Tari ini memiliki keunikan tersendiri dalam hal gerakan dan properti yang digunakan.

Tari payung multiguna biasanya melibatkan beberapa orang yang membawa payung dalam jumlah yang banyak. Tarian ini memiliki gerakan yang cepat dan energik, namun tetap mempertahankan keindahan gerakan yang elegan. Tari payung multiguna di Jawa Tengah sering kali dipentaskan pada momen-momen penting seperti pernikahan atau upacara adat.

Faq

Berapa jumlah penari yang biasanya terlibat dalam tari payung? Tergantung dari jenis tari payung yang dipentaskan. Namun, biasanya terdiri dari 4-6 orang penari.
Apa properti utama yang digunakan dalam tari payung? Properti utama dalam tari payung adalah payung. Biasanya payung yang digunakan memiliki warna cerah dan berukuran besar.
Apakah tari payung hanya dipertunjukkan di Indonesia? Tari payung berasal dari Indonesia, namun kini sudah tersebar ke beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.
Apakah ada gerakan khusus dalam tari payung? Ya, tari payung memiliki gerakan yang khas dan elegan. Gerakan ini biasanya menyerupai gerakan payung yang sedang terbuka atau tertutup.
Apa makna dari tari payung? Makna dari tari payung berbeda-beda tergantung dari daerah atau adat yang melestarikannya. Namun, umumnya tari payung melambangkan keindahan, kekuatan, atau perlindungan.

Kesimpulan

Sekian ulasan tentang asal-usul tari payung. Seperti yang kita lihat, tari payung memang memiliki sejarah dan makna yang dalam dalam budaya Indonesia. Perlu diingat bahwa tarian ini merupakan warisan budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menjadi referensi bagi kalian yang ingin lebih mengenal tentang tari payung.

Sumber :